AETI: Produksi Timah 2016 Diprediksikan Stagnan

523

Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) memprediksikan bahwa produksi timah untuk tahun 2016 tidak ada peningkatan yang signifikan. Produksi timah maupun ekspor timah pada tahun ini cenderung stagnan.

Jabin Sufianto selaku Ketua AETI dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (10/2) menjelaskan bahwa produksi timah nasional tahun ini masih akan berkisar pada volume 70.000 ton.

“Tahun ini (produksi timah) tidak jauh berbeda dibanding produksi pada 2015, kinerja ekspor tahun ini pun tidak akan banyak berubah.” katanya.

Ia menuturkan, kinerja ekspor timah yang diperkirakan stagnan tersebut haruslah disikapi secara serius oleh pemerintah. Misalnya, terkait dengan aturan perdagangan antar pulau.

Selama ini, ungkap Jabin, penyelundupan banyak dilakukan melalui mekanisme perdagangan antar pulau. Pengetatan regulasi perdagangan antarpulau untuk timah diharapkan mampu mengurangi penyelundupan untuk komoditas tersebut.

Saat ini kebocoran timah masih berlangsung. Jabin menyebutkan, pada 2015, terdapat penangkapan di Bea Cukai sekitar 100-200 ton. Jumlah tersebut menurutnya masih jauh lebih kecil dibanding volume kebocoran yang terjadi sebenarnya.

 

Penulis : Ismadi Amrin