KKP Tingkatkan Pengawasan Karantina di Kabupaten Natuna

101
Foto: KKP

JAKARTA, NMN – Kabupaten Natuna merupakan kawasan perbatasan yang sangat strategis dan memiliki sumber daya kelautan dan perikanan yang harus dijaga kelestariannya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun terus memperkuat layanan dan pengawasan karantina di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Teguh Samudro mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna, Bea Cukai, Ditjen Perikanan Tangkap (PJ SKPT Natuna), Pos PSDKP Natuna, BKIPM memastikan akan terus memperkuat sinergitas dalam pengawasan.

“Melalui sinergitas yang kuat, diharapkan masyarakat semakin terlayani dengan baik dan menutup celah terjadinya penyelundupan dari Natuna,” kata Teguh Samudro dalam siaran pers yang diterima, Kamis (18/11).

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menilai wilayah Kepulauan Natuna berpotensi untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kelautan. Selain memiliki sumber daya alam yang melimpah, di wilayah itu juga sudah ada infrastruktur penunjang seperti Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu yang berlokasi di Selat Lampa.

Menurutnya, potensi besar itu terletak pada subsektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya yang menunjang untuk dijadikan sebagai KEK.

“Saya sedang berpikir bahwa kawasan ini bisa menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Kelautan. Saya kira ini penting karena saat ini orientasi (pengembangannya) ke laut,” ujar Menteri Trenggono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here