Susi : Tantangan Besar untuk Mewujudkan Poros Maritim Dunia

Jakarta–Jumat 26 januari 2018, Menteri Kelauan dan Perikanan, Susi pujiastuti hadir dalam kongres Ikatan Sarjana Kelautan (ISKINDO), bertempat di Hotel Aryaduta, Jakpus.

Kongres yang digelar ISKINDO pada tahun ini merupakan pelaksanaan kongres yang ke-2. Mengangkat tema “Peran dan Dukungan Iskindo bagi Akselerasi Indonesia Poros Maritim Dunia”.

Susi Pudjiastuti yang membuka kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa tantangan begitu besar bagi Indonesia untuk mewujudkan poros maritim dunia. Sebagaimana nawacita yang dicanangkan oleh pemerintahkan Joko Widodo.

“Indonesia kaya akan potensi laut. Untuk itu perlu kerjasama dari berbagai pihak, terutama para sarjana kelauatan untuk meningkatkan ekonomi kelautan dan perikanan Indonesia”, ungkapnya.

Demi mewujudkan hal itu Susi menyebutkan bahwa salah satunya adalah dengan menguasai SDA. Hal ini didukung oleh pembuatan kebijakan yang win-win solution antara nelayan, pengusaha, dan para investor asing.

“Jangan sampai sampai seperti yang terjadi seperti hari ini, seolah dihembuskan bahwa KKP anti inventasi”

Kemudian daripada itu, untuk menyelamatkan potensi kelautan dan perikanan Indonesia harus tegas dalam berantas IUU fishing yg telah merusak.

“Saya tidak akan mundur melawan IUU fishing, kecuali presiden memberhentikan saya”, tegasnya.

Baginya jangan sampai para pengusaha nakal, alias kapal-kapal eks asing ini jalan lagi. Dia menambahkan bahwa tidak mungkin praktik ilegal yang terjadi selama ini kalau tidak ada oknum-oknum aparat yang bermain.

“Memberantas illegal fishing itu demi kedaulatan dan keberlangsungan dan peningkatan kesejahteraan nelayan Indonesia. Maka dari itu diperlukan ketegasan dari pemimpin untuk membuat rakyat berdaulat “, ungkap Susi.

Maka dari itu Susi akan terus memperjuangkan ini semua, salah satu yang akan terus digalakan yaitu pentingnya pemahaman tentang ocean right.

Pada akhirnya untuk menterjemahkan Indonesia sebagai poros maritim, bukanlah hanya tugas KKP. Tetapi juga seluruh kementerian yang lain.

“Jangan sampai anak cucu kita kemudian tidak kebagian gara-gara keserakahan yang dilakukan hari. Revolusi mental”, tutupnya.

 

Penulis : Dwi Gema

Latest Article

Pelindo Layani 1,92 Juta Pemudik Pada Periode Angkutan Lebaran 2023

0
Memasuki H+15 Lebaran sekaligus penutupan operasional Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2023, PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo mencatat sebanyak 1,92 juta pemudik melalui 63 terminal...

Dirjen Hubla Resmi Tutup Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023

0
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha, secara resmi menutup Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 (1444 H) pada Senin, (8/5) di Kantor Kementerian Perhubungan,...

Apresiasi Menhub Atas Keberhasilan dan Kelancaran Penanganan Arus Mudik 2023

0
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, secara resmi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu (command center) Tahun 2023 yang telah berlangsung selama 19 hari mulai 14...

Langkah Antisipatif Kemenhub Hadapi Lonjakan Penumpang Angkutan Laut

0
Dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2023, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan penumpang dan lalu lintas pergerakan angkutan laut. Langkah ini...

Langkah Transformatif Belawan Untuk Masuk Dalam Ekosistem Global

Dalam rangka meningkatkan kinerja dan kapasitas Pelabuhan Belawan agar dapat masuk kedalam ekosistem global, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) mulai mempersiapkan langkah transformatif. Langkah transformatif yang...

Related Articles