Digitalisasi Sokong Pertumbuhan Pengguna Ferizy

60
Foto: NMN

JAKARTA, NMN – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) atau ASDP berhasil mencatatkan pertumbuhan pengguna (user) yang membeli tiket penyeberangan via Ferizy periode Januari – September 2021 mencapai 245.719 user atau tumbuh sebesar 58 persen bila dibandingkan dengan tahun 2020.

Keberhasilan yang diraih ASDP tersebut merupakan keberhasilan dalam transformasi program digitalisasi penyeberangan yang dikebut perusahaan.

Tercatat sejak awal implementasi Ferizy hingga saat ini, jumlah pengguna (user) Ferizy mencapai 669.377 user, dengan rata-rata pertumbuhan sejumlah 27.302 user di tiap bulannya selama Tahun 2021. Hal ini menunjukkan adanya pertumbuhan pengguna (user) Ferizy yang cukup signifikan mengingat jumlah pengguna (user) Ferizy saat awal implementasi pada 1 Mei 2020 adalah 45.295 user.

Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (25/10) mengatakan bahwa peningkatan user Ferizy pada tahun ini merupakan bukti komitmen ASDP dalam mengakselerasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang diimplementasikan di empat pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk.

“Perlahan namun pasti, ASDP telah berhasil melakukan peningkatan taraf peradaban dalam industri penyeberangan yang lebih modern. Kami meyakini bahwa digitalisasi penyeberangan yang kami lakukan saat ini juga mampu mengubah wajah industri penyeberangan menjadi berkelas dunia, tentu dengan penguatan pada sisi kualitas layanan dan keselamatan penumpang,” tuturnya.

Jika dilihat berdasarkan data produksi sejak 1 Mei 2020 hingga saat ini, tercatat bahwa Ferizy telah melayani 1,14 juta pejalan kaki dan 7,88 juta kendaraan di empat pelabuhan utama. Jika dibandingkan dengan produksi periode Mei – Desember 2020, didapati bahwa produksi di Tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 29 persen atau sejumlah 1,15 juta pengguna jasa.

Salah satu komitmen ASDP adalah terus memacu penetrasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang telah berlaku di empat pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk, serta penerapan metode pembayaran non tunai (cashless) dengan kartu uang elektronik, virtual account dan dompet elektronik yang penerapannya dilakukan di lebih dari 20 pelabuhan ASDP.

Belum lama ini, ASDP mendukung program Pemerintah dalam meminimalisir penyebaran COVID-19 dengan menerapkan verifikasi data vaksin pengguna jasa pada proses reservasi tiket online Ferizy yang terintegrasi bertahap dengan Aplikasi PeduliLindungi. Layanan penjualan tiket online Ferizy yang berlaku di Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk telah terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi, dimana data vaksin menjadi syarat wajib dalam proses reservasi tiket online di Ferizy.

Untuk tahun 2021 ini, ASDP menargetkan dapat meraih total pendapatan sebesar Rp3,8 Triliun dengan capaian laba bersih sebesar Rp111,24 Miliar. Adapun produksi penyeberangan pada tahun ini, ASDP membidik target penumpang yang dilayani sebanyak 5,9 juta orang, kendaraan roda 2 & 3 sebanyak 3,3 juta unit, kendaraan roda 4 sebanyak 2,9 juta unit, dan total barang yang diangkut sebanyak 1,2 juta ton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here