Konsorsium Boskalis Menangkan Proyek Pembangunan Terminal Tuas Tahap II

Tiga perusahaan konsorsium yang terdiri dari Penta Ocean Construction Company, Hyundai Engineering & Construction, dan Royal Boskalis Westminster (Boskalis), memenangkan kontrak senilai kurang lebih SGD1,46 miliar (EUR897 juta) untuk proyek pembangunan Terminal Tuas Tahap II di Singapura.

Kontrak diberikan Otoritas Maritim dan Kepelabuhan Singapura (Maritime and Port Authority of Singapore /MPA) dalam bentuk surat penetapan pemenang tender.

Perjanjian ini dijadwalkan selesai dalam beberapa minggu mendatang.

“Terminal Tuas akan menjadi fasilitas terminal peti kemas modern di Singapura yang rencananya dibangun dalam empat tahap dengan masa pembangunan sekitar 30 tahun.”

Saat ini, Boskalis menguasai 30% saham di perusahaan konsorsium dan nilai kontrak sebesar EUR300 juta.

Terminal Tuas Tahap II atau dikenal juga dengan sebutan Tuas Terminal Finger Pier 3 merupakan bagian dari Pelabuhan Tuas yang lebih luas.

Boskalis akan terlibat dalam desain dan pembangunan lahan reklamasi seluas 387 hektar yang dibatasi dengan dinding caisson (konstruksi dari beton) sepanjang 9,1 km.

Terminal Tuas akan menjadi fasilitas terminal peti kemas modern di Singapura yang rencananya dibangun dalam empat tahap dengan masa pembangunan sekitar 30 tahun.

Sesuai perjanjian tersebut, Boskalis bakal melakukan pengerukan dan aktivitas terkait pengerjaan infrastruktur lainnya termasuk menambah kedalaman kolam pelabuhan dan kanal serta pengerukan sandkey dan pengelolaan suplai pasir untuk pembuatan pulau baru tempat terminal ini berdiri nantinya.

Selain alat berat seperti grab and backhoe dredger (kapal keruk yang dilengkapi ekskavator) dan kapal angkut jarak jauh, pengerukan dan pengerjaan reklamasi lahan ini juga akan melibatkan penggunaan trailing suction hopper dredger/THSD ukuran medium (kapal keruk pengisap).

Pengerjaan proyek akan dimulai beberapa minggu mendatang dan diharapkan selesai pada 2027 nanti. (Ash)

 

Sumber : ship-technology.com

Latest Article

Gagalnya Jokowi Menjadikan Laut sebagai Masa Depan Bangsa

0
Presiden Jokowi bolehlah sedikit berbangga dengan pencapaian pembangunan infrastrukturnya yang lumayan mentereng. Selama hampir 10 tahun kepemimpinannya, telah terbangun 1.885 km jalan tol, 32.000...

Sektor Perikanan Tangkap Perlu Dikelola Secara Multifungsi dan Berkelanjutan

0
YOGYAKARTA – Dalam pidato pengukuhan sebagai Guru Besar di Universitas Gadjah Mada (UGM) Kamis (28/12/2023), Profesor Suadi menyampaikan urgensi pengelolaan multifungsional sektor perikanan tangkap...

Kolaborasi DP World – Maspion Group Membangun Terminal Petikemas di Jatim

0
JAKARTA, NMN- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan dukungan terhadap kolaborasi yang akan terjadi antara perusahaan global swasta DP World Dubai dengan perusahaan swasta...

Kemenhub Mulai Lakukan Persiapan Uji Petik Kelaiklautan Kapal Penumpang Jelang Nataru

0
MAKASSAR, NMN - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, menekankan pentingnya transportasi laut sebagai pilihan utama masyarakat dalam perjalanan antar pulau selama periode Natal 2023 dan...

Pemerintah Indonesia Hadiri Sidang Sub-Committee on Carriage of Cargoes and Container ke-9 di London

0
LONDON, NMN - Pemerintah Indonesia telah menghadiri Sidang Sub-Committee on Carriage of Cargoes and Container (CCC) ke-9 yang berlangsung dari Rabu (20/9) hingga Kamis...

Related Articles