Northport Manfaatkan Kenaikan Biaya Bongkar Muat di Terminal Port Klang

0
65
Photo: theloadstar.co.uk

Port Klang dari Malaysia akan meningkatkan biaya bongkar muat terminal hingga 15% dari 1 September. Kenaikan merupakan yang pertama kalinya sejak 14 tahun terakhir.

Setelah bertahun-tahun melobi, otoritas Port Klang akhirnya memenangkan pengesahan kenaikan harga dengan kenaikan sebesar 15% kedua pada 1 September 2018.

Operator terminal, Westports dan Northport, diharapkan mengambil manfaat dari peningkatan tarif yang mencakup bongkar muat terminal, ekspor-impor, alih muatan dan peralihan peti kemas, serta penyimpanan.

Ketika ditanya tentang pemberitahuan berjangka yang diberikan ke pelanggan pelabuhan, Ruben Emir Gnanalingam, Ketua Eksekutif Westports, mengatakan kepada The Loadstar bahwa seluruh pemilik saham sedang menangani konsultasi dan peningkatan tersebut bukan sebuah kejutan.

“Kenaikan tarif telah menjadi topik yang didiskusikan selama 18 bulan sejak dimulainya proses tersebut. Seluruh pemegang saham dilibatkan melalui berbagai program konsultasi untuk menghimpun pendapat dan menetapkan ekspektasi mereka. Pemberitahuan resmi akan dikeluarkan sebulan sejak rilisnya dari otoritas pelabuhan,” katanya.

Sebagai gerbang masuk ke ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, Port Klang merupakan pelabuhan terbesar ke 12 di dunia dari segi kapasitas peti kemas dengan pencapaian sebesar 10,9 juta TEU pada tahun 2014.

Westports menikmati 77% saham dari pencapaian ini dengan volume sebesar 8,4 juta TEU pada tahun 2014 dengan jumlah alih muatan hingga 70%.

Namun, karena perusahaan pelayaran menegosiasikan kontrak untuk layanan alih muatan, mereka tidak ingin terkena imbas dari peningkatan tarif hingga kontrak mereka diperbarui. Sementara itu, sisa 30% kargo gerbang masuk akan merasakan efek cepat dari peningkatan tarif tersebut.

Gnanalingam menyatakan meskipun dia tidak akan berdiskusi tentang kontrak kapal, dia mengharapkan peningkatan tarif tersebut dapat berdampak pada peti kemas yang masuk. Menurutnya, tarif Westports masih kompetitif.

“Saya yakin terhadap peti kemas yang masuk karena meskipun terjadi peningkatan, kami masih memiliki tarif terendah di Asia Tenggara. Ini bahkan lebih kepada urusan alih muatan peti kemas. Kami masih kompetitif bahkan setelah peningkatan tersebut,” katanya.

Dia menolak berkomentar terkait apakah kapal akan melewati biaya yang meningkat pada rantai suplai peti kemas yang dapat memberi dampak pada importir dan eksportir dengan kargo dari ibu kota Klang Valley.

“Untuk peti kemas masuk, kami menerapkan biaya kepada perusahaan pelayaran kami. Terkait apakah mereka memberikan ini kepada perusahaan pelayaran atau tidak, itu keputusan mereka. Kami merasa bersalah jika berbicara mewakili mereka,” katanya.

Menurut Maybank dari Malaysia, fasilitas Northport yang lebih kecil ternyata mampu memberikan yang terbanyak dari kenaikan tarif tersebut.

Maybank menghitung bahwa tarif alih muatan kargo, sebuah bisnis yang fleksibel antar pelabuhan regional, tidak mengalami perkembangan karena adanya tingkat persaingan dan pendapatan North port akan meningkat pesat karena proporsi yang lebih besar terkait kargo masuk.

Tariff alih muatan akan tetap sama karena ini merupakan segmen yang kompetitif. Meskipun rasio volume penuh-kosong adalah 80:20, kami memprediksi THC akan naik sebesar 13% pada 1 September 2015 dan 11% pada 1 September 2018 (24% dalam 3 tahun).

“Kami juga memperkirakan dampak penghasilan ke Northport akan lebih besar daripada Westports karena peti kemas lokal berkontribusi sebesar 53% dari total volume Northport di semester pertama 2015 dibandingkan Westports yang hanya 29%,” kata Maybank dalam keterangan risetnya.

Saat ini Northport tengah melakukan peningkatan pada Terminal Peti Kemas 4 (CT4) untuk mengangani generasi terbaru kapal super besar. Peningkatan terminal senilai USD 38 billion akan memperpanjang dermaga CT4 menjadi 513 meter dengan kedalaman 17 meter dan total kapasitas juga meningkat dari 5,6 juta TEU menjadi 6,2 juta TEU pada akhir tahun 2016. (Ast/Mhf)

 

Sumber: theloadstar.co.uk

maritimenews – who has written posts on Nusantara Maritime News.


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

15 + six =