November 2017, NTNP Naik 0,17 Persen

10818

Pada November 2017, untuk subsektor perikanan, Nilai Tukar Nelayan dan Pembudi Daya Ikan (NTNP) kembali menunjukkan peningkatan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, NTNP di bulan November 2017 tumbuh 0,17 persen dibandingkan dengan Oktober 2017.

Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Senin (4/12) mengatakan pada subsektor perikanan, di bulan Oktober 2017, NTNP tercatat sebesar 104,61. Sedangkan pada November 2017 naik menjadi 104,79.

“Selain itu, indeks konsumsi rumah tangga nelayan dan pembudidaya ikan juga meningkat dari 133,49 pada Oktober 2017 menjadi 133,93 pada November 2017 atau tumbuh 0,34 persen,” ujarnya.

Untuk kelompok Perikanan Tangkap, lanjutnya, Nilai Tukar Nelayan (NTN) tumbuh sebesar 0,37 persen, dari 111,77 pada Oktober 2017 menjadi 112,18 di bulan November 2017. Kemudian, indeks konsumsi rumah tangga nelayan juga naik dari 132,88 (Oktober 2017) menjadi 133,20 (Juni 2017) atau tumbuh 0,24 persen.

Ditambahkannya, di kelompok Perikanan Budidaya, Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) juga mengalami peningkatan dari 99,52 (Oktober 2017) menjadi 99,53 (November 2017) atau tumbuh 0,01 persen.

“Selain itu, indeks konsumsi rumah tangga pembudidaya ikan mengalami pertumbuhan 0,41 persen, dari 133,95 (Oktober 2017) menjadi 134,50 (November 2017),” katanya.

Sebagaimana diketahui, berbagai kebijakan telah dikeluarkan oleh pemerintah untuk meningkatkan produktivitas nelayan. Salah satunya adalah dengan memberantas illegal fishing. Hal ini pun akan terus dilakukan sehingga dapat berdampak positif bagi nelayan pada berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sempat mengatakan bahwa nilai tukar nelayan yang meningkat tentunya berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan nelayan.

“Nilai tukar nelayan di atas 110, artinya nelayan makin sejahtera, walaupun harga komoditi dan biaya hidup naik, mereka mampu di 110. Nilai tukar usaha perikanan juga luar biasa kenaikannya, masih tetap tinggi. Nilai tukar usaha perikanan nelayan juga naik tinggi. Dari data ini kita tidak punya kekhawatiran yang ternyata perikanan performance-nya masih sangat baik, tangkap juga masih sangat baik,” kata Susi.

 

Penulis : Ismadi Amrin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here