Kemenhub Tekankan Pentingnya Kompetensi Marine Inspector

469
Foto: Humas Laut

JAKARTA, NMN – Kementerian Perhubungan khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sedang berbenah dalam menghadapi era keterbukaan terkait keselamatan pelayaran yang mana dalam tugas dan fungsi dilaksanakan oleh Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (PPKK) atau Marine Inspector (MI).

Sehingga PPKK atau Marine Inspector harus selalu aktif dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan sesuai dengan perkembangan teknologi yang sejalanan dengan tema hari Maritim Sedunia Tahun 2022 yaitu New Technologies For Greener Shipping.

“PPKK atau Marine Inspector adalah garda terdepan Kementerian Perhubungan dalam keselamatan sehingga selalu dituntut untuk dapat bersikap profesional, cermat, teliti, berwawasan luas dan berintegritas,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha di Jakarta, Selasa (27/9).

Arif mengatakan, jelang Angkutan laut Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), para PPKK atau Marine Inspector harus bersiap diri dalam menghadapi kegiatan uji petik kapal penumpang Nataru. “Saya berpesan kepada seluruh Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (PPKK) atau Marine Inspector (MI) untuk selalu menjaga integritas dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas,” tutupnya.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan antisipasi sejak awal terhadap kenaikan jumlah penumpang secara signifikan karena mengingat pandemi Covid-19 sudah mulai terkendali. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM yang bertugas di bidang keselamatan.

Oleh karena itu Direktorat Jenderal Perhubungan laut melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan menyelenggarakan Bimtek Peningkatan Kualitas Pemeriksa Keselamatan Kapal dan Persiapan Uji Petik Kapal Penumpang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, di Jakarta, Selasa (27/9).

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Ahmad Wahid dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para PPKK atau Marine Inspector serta untuk persiapan dalam melakukan uji petik kapal penumpang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

“Kegiatan ini diikuti oleh 63 (enam puluh tiga) orang peserta yang hadir secara luring dan 196 (seratus sembilan puluh enam) orang peserta yang hadir secara daring baik dari kantor pusat maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,” ujar Ahmad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here