Pemerintah Kucurkan PMN untuk PT PAL dan Pelindo

61
Foto: Pelindo

JAKARTA, NMN – PT Pal dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akan mendapatkan kucuran dana Penyertaan Modal Negara (PMN). Pemberian PMN ini untuk memperkuat struktur permodalan terutama kepada BUMN yang harus melakukan penugasan Pemerintah yang memiliki tingkat risiko yang tinggi meskipun ekonomi dan dampak sosialnya cukup besar.

“PMN untuk memperkuat struktur permodalan BUMN atau lembaga yang mendapatkan penugasan Pemerintah atau yang juga mendapatkan dampak dari Covid-19 yang cukup besar mempengaruhi kinerja keuangan mereka,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Senin (08/11).

Ditambahkannya, PMN untuk periode 2022 juga diperlukan untuk pembangunan infrastruktur prioritas agar mereka tetap terus bisa berjalan dan tidak terhenti yang nanti akan menimbulkan biaya ekonomi maupun keuangan yang jauh lebih besar,”

Menurut Menkeu, kebijakan Penyertaan Modal Negara (PMN) 2021 diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mendukung berbagai kebijakan pemerintah.

Untuk PT PAL, PMN yang akan diberikan pada 2022 adalah untuk pembangunan kapal selam sehingga mewujudkan kemandirian pembangunan alutsista dan pemenuhan minimum alutsista matra laut.

Sedangkan PMN untuk Pelindo adalah untuk pengembangan pelabuhan Benoa Bali dalam konsep Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Dalam hal ini, Pelindo mendapat dukungan PMN sebesar Rp1,2 triliun.

Dana tersebut akan digunakan untuk pengerukan alur dan kolam pelabuhan tahap 2 yang merupakan salah satu dari 16 paket pengembangan BMTH.

Pengerukan alur dan kolam pelabuhan tahap 2 merupakan lanjutan dari pekerjaan sebelumnya yang telah dikerjakan pada 2019 lalu. Dengan pengerukan alur dan kolam tahap 2 direncanakan kedalaman alur dan kolam Pelabuhan Benoa sepenuhnya merata sedalam minus 12 meter low water spring (MLWS).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here